Carbidopa adalah obat untuk mengatasi gejala penyakit Parkinson

Carbidopa adalah obat untuk mengatasi gejala penyakit Parkinson, seperti tremor dan kaku. Agar efektif, carbidopa harus dikombinasikan dengan obat untuk penyakit Parkinson lain, seperti levodopa dan entacapone.

Penyakit Parkinson disebabkan oleh kurangnya kadar dopamin di dalam otak. Kondisi ini akan menimbulkan serangkaian gejala, seperti tremor, kaku, dan gerakan menjadi lambat.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Carbidopa
Carbidopa tidak boleh dikonsumsi tanpa resep dokter. Selain itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi carbidopa, yaitu:

Jangan mengonsumsi carbidopa bila Anda alergi terhadap obat ini.
Jangan menghentikan konsumsi carbidopa tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter. Dosis carbidopa harus diturunkan secara bertahap untuk menghindari perburukan gejala.
Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan carbidopa.
Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung, penyakit liver, penyakit ginjal, tukak lambung, gangguan mental, gangguan pembekuan darah, gangguan tidur, glaukoma, atau kejang.
Hindari berkendara dan melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi carbidopa, karena obat ini dapat menyebabkan kantuk.
Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
Beri tahu dokter jika Anda berencana menjalani perawatan gigi atau operasi.
Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau terjadi overdosis saat mengonsumsi carbidopa.
Dosis dan Aturan Pakai Carbidopa
Untuk meredakan gejala penyakit Parkinson, 25 mg carbidopa dikombinasikan dengan 100 mg levodopa dan 200 mg entacapone. Dosisnya adalah 1 tablet setiap kali minum, dengan dosis maksimal 8 tablet sehari.

Perlu diketahui, dosis di atas dapat berbeda-beda pada tiap pasien, tergantung kondisi dan respons pasien terhadap obat.

Cara Mengonsumsi Carbidopa dengan Benar
Gunakan carbidopa sesuai petunjuk pada kemasan dan petunjuk dokter. Carbidopa bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Konsumsi carbidopa secara rutin agar mendapat manfaat maksimal obat ini. Untuk membantu mengingat, konsumsi carbidopa pada jam yang sama setiap hari.

Konsumsi carbidopa dengan menelan tablet obat secara utuh. Jangan dihancurkan atau dikunyah terlebih dulu, karena dapat menimbulkan noda di gigi.

Beri jeda waktu yang cukup jauh antara konsumsi carbidopa dan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi, karena zat besi dapat menurunkan kadar carbidopa yang terserap oleh tubuh.

Jika Anda lupa mengonsumsi carbidopa, segera lakukan begitu teringat jika jeda dengan jadwal berikutnya belum terlalu dekat. Bila sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Interaksi Carbidopa dengan Obat Lain
Jangan mengonsumsi carbidopa jika dalam jangka waktu 14 hari sebelumnya Anda menggunakan obat golongan penghambat monoamin-oksidase (MAOI), seperti isocarboxazid, karena bisa menimbulkan efek samping yang fatal.

Untuk menghindari efek interaksi obat, jangan mengonsumsi carbidopa bersamaan dengan obat-obat berikut:

Antipsikotik
Antihipertensi
Antihistamin
Obat tidur
Antiansietas
Relaksan otot
Efek Samping dan Bahaya Carbidopa
Carbidopa jarang menimbulkan efek samping. Biasanya, efek samping yang muncul disebabkan oleh penggunaan levodopa bersama obat lain. Efek samping tersebut antara lain:

Gerak otot wajah yang tak terkendali, seperti mata kedutan, gerakan mengunyah, atau menggerakkan lidah, tanpa disadari
Linglung, halusinasi, perubahan mood dan perilaku, depresi, atau munculnya keinginan untuk bunuh diri
Tertidur di waktu yang tidak tepat, seperti saat sedang bekerja, makan, atau mengemudi
Kaku otot, demam tinggi, gangguan irama jantung, atau ingin pingsan
Warna keringat, urine, dan air liur berubah menjadi lebih gelap
Tremor yang makin memburuk
Mual, muntah, dan diare berat
Pusing atau sakit kepala
Lidah terasa terbakar
Mulut kering
Sakit perut
Kejang
Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami keluhan di atas atau muncul reaksi alergi obat seperti ruam, bengkak di bibir atau kelopak mata, dan kesulitan bernapas, setelah mengonsumsi carbidopa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *