Formaldehyde atau formalin dikenal sebagai senyawa yang dilarang untuk dipakai sebagai pengawet makanan

Formaldehyde atau formalin dikenal sebagai senyawa yang dilarang untuk dipakai sebagai pengawet makanan. Namun sebenarnya, formalin adalah obat luar yang digunakan untuk mengobati kutil di permukaan kulit.

Kutil merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi virus human papillomavirus (HPV). Kutil ditandai dengan tumbuhnya benjolan pada kulit yang disertai pengerasan pada benjolan tersebut. Kutil dapat menular dan menyebar melalui kontak langsung dengan penderitanya.

Dosis Formalin
Dosis umum pemakaian obat oles formalin adalah satu kali sehari. Formaldehyde digunakan dengan cara dioleskan langsung ke bagian kutil di permukaan kulit. Perlu diingat, obat ini hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter.

Menggunakan Formalin dengan Benar
Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan formalin. Menambah dosis formaldehyde tidak akan mempercepat proses penyembuhan, melainkan justru meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Sebelum mengoleskan formalin, cuci bersih dan keringkan bagian kulit yang akan diolesi. Jangan mengoleskan obat dengan jari. Gunakan alat pemulas yang disediakan atau cotton bud untuk mengoleskan obat pada kutil. Oleskan formaldehyde tipis-tipis pada semua bagian kulit yang terkena kutil.

Hindari mengoleskan formalin ke wajah, terutama area sekitar mata, hidung, dan mulut. Untuk mempercepat penyembuhan, jangan menutup bagian kulit yang telah diolesi formalin, kecuali dianjurkan oleh dokter.

Interaksi Formalin
Menggunakan formaldehyde secara bersamaan dengan beberapa jenis obat dapat menimbulkan interaksi antar obat. Hindari menggunakan obat oles antibiotik bersamaan dengan formalin, karena formalin dapat mengurangi efektivitas antibiotik.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Formalin
Beberapa efek samping formalin yang umum terjadi adalah:

Kemerahan atau iritasi pada kulit
Pembengkakan di kulit
Penebalan atau penipisan kulit
Gatal-gatal
Pusing
Ruam
Sesak napas
Lihat lebih lanjut mengenai:

Kutil

3 Responses to Formaldehyde atau formalin dikenal sebagai senyawa yang dilarang untuk dipakai sebagai pengawet makanan

  1. antalya escort berkata:

    Antalya Escort bayanlar sizler en dolu zevkli geceleri yaşatmaya çağırıyor
    antalya escort

  2. Bgxohb berkata:

    pay to do assignment – edit letter cheap paper writing

  3. Znymvz berkata:

    casino moons online casino – casino game casinos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *