Gentamicin adalah obat untuk mengatasi infeksi akibat bakteri.

Gentamicin adalah obat untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Obat ini tersedia dalam bentuk injeksi, infus, tetes (tincture), krim, dan salep. Obat ini hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Gentamicin termasuk dalam golongan obat antibiotik aminoglikosida. Obat ini bekerja dengan cara membunuh sekaligus mencegah pertumbuhan bakteri, sehingga infeksi bisa diatasi.

Peringatan Sebelum Menggunakan Gentamicin:
Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap antibiotik golongan aminoglikosida lainnya, seperti amikasin, kanamisin, neomisin, paromomisin, streptomisin, dan tobramycin.
Beri tahu dokter jika Anda menderita penyakit ginjal, asma, myasthenia gravis, penyakit Parkinson, gangguan saraf otot, dan ketidakseimbangan elektrolit.
Beri tahu dokter jika Anda ingin melakukan imunisasi atau vaksinasi, seperti vaksin tifoid atau BCG sebelum menggunakan obat ini.
Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil atau menyusui sebelum mengonsumsi obat ini.
Jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat setelah menggunakan gentamicin tetes mata, karena dapat menyebabkan pandangan menjadi samar.
Jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan gentamicin, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.
Dosis dan Aturan Pakai Gentamicin
Gentamicin memiliki dosis yang berbeda-beda, tergantung jenis obatnya. Di bawah ini adalah pembagian dosis gentamicin berdasarkan bentuk obat:

Obat tetes mata
Dewasa: 0,3%, 1-2 tetes, maksimal 6 kali sehari.
Anak-anak: 0,3%, 1-2 tetes, maksimal 6 kali sehari.
Obat tetes telinga
Dewasa: 0,3%, 2-3 tetes di area telinga yang terinfeksi, 3-4 kali sehari.
Anak-anak: 0,3%, 2-3 tetes di area telinga yang terinfeksi, 3-4 kali sehari.
Krim dan Salep
Dewasa: 0,1-0,3%, 3-4 kali sehari.
Anak-anak: 0,1-0,3%, 3-4 kali sehari.
Gentamicin dalam bentuk injeksi diberikan oleh dokter atau oleh tenaga medis di bawah pengawasan dokter. Dosis akan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan infeksi yang dialami pasien.

Cara Menggunakan Gentamicin dengan Benar
Gunakanlah gentamicin sesuai anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tercantum pada kemasan obat, serta sesuai dosis yang diberikan dokter. Berikut akan dijelaskan lebih lanjut cara menggunakan gentamicin berdasarkan sediaannya:

Gentamicin tetes mata/telinga
Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dan membersihkan bagian yang terinfeksi sebelum menggunakan gentamicin tetes. Teteskan gentamicin di area mata atau telinga yang terinfeksi, lalu diamkan sejenak. Setelah itu, cucilah tangan kembali.

Jangan mengenakan lensa kontak setelah menggunakan tetes mata gentamicin, dan sebaiknya hindari mengenakan lensa kontak sampai infeksi mata sembuh.

Tetap teruskan penggunaan obat selama waktu yang ditentukan dokter, meski kondisi sudah membaik. Temui dokter kembali jika infeksi mata atau telinga tidak membaik lebih dari seminggu atau jika keluhan semakin bertambah parah.

Jika lupa menggunakan obat tetes gentamicin, segeralah gunakan begitu teringat, bila jarak waktu dengan dosis selanjutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis berikutnya.

Gentamicin salep dan krim kulit
Gentamicin jenis salep dan krim hanya digunakan pada kulit. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan, membersihkan bagian yang terinfeksi, dan mengeringkannya sebelum mengoleskan gentamicin krim atau salep.

Oleskan gentamicin di area kulit yang terinfeksi sebanyak 3-4 kali sehari. Tutup area dengan perban kasa steril setelah obat dioleskan. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan area yang terinfeksi, serta cucilah tangan sebelum dan setelah mengoleskan obat.

Hindari menggunakan obat ini di mata, hidung, atau mulut. Jika area-area ini tidak sengaja terkena obat, segera bersihkan dan bilas dengan air mengalir. Gunakan gentamicin secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Interaksi Gentamicin dan Obat Lainnya
Gentamicin berpotensi menimbulkan interaksi dengan sejumlah obat jika digunakan bersamaan. Berikut ini adalah beberapa interaksi yang dapat terjadi:

Menurunkan efek BCG vaccine live dan typhoid vaccine live.
Meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal, jika digunakan bersama cispalastin, obat golongan ciclosporin, diuretik loop, amphotericin B, dan cisplatin.
Meningkatkan efek samping gentamicin, jika digunakan bersama obat golongan antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen, indometasin, dan naproxen.
Efek Samping dan Bahaya Gentamicin
Gentamicin jarang menyebabkan efek samping. Namun, pada beberapa kasus, bisa muncul efek samping berikut:

Demam
Diare
Lelah
Mulut kering
Mual dan muntah
Nyeri sendi
Tidak nafsu makan
Sulit bernapas
Sulit menelan
Kejang
Pingsan
Gangguan ginjal
Gangguan penglihatan
Gangguan pendengaran
Mudah berdarah atau memar
Jika mengalami gejala di atas atau bila terjadi reaksi alergi, lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

4 Responses to Gentamicin adalah obat untuk mengatasi infeksi akibat bakteri.

  1. MTGUIDE berkata:

    Thanks for sharing good information. Your article was very helpful. Thank you!먹튀검증

  2. TOTOHERO berkata:

    I’m going to see some good stuff. I will visit you often in the future. Please also visit our blog.
    토토사이트

  3. antalya escort berkata:

    Antalya Escort bayanlar sizler en dolu zevkli geceleri yaşatmaya çağırıyor
    antalya escort

  4. Lkmbdb berkata:

    essay writing assistance – thesis writers academicwriting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *