Oxomemazine adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala alergi

Oxomemazine adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala alergi. Obat ini sering ditemukan dalam bentuk kombinasi dengan obat lain, seperti guafenesin. Oxomemazine hanya boleh digunakan sesuai resep dokter.

Oxomemazine termasuk ke dalam obat golongan antihistamin generasi pertama. Obat ini meredakan gejala alergi dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi oleh tubuh saat seseorang terpapar zat alergen.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Oxomemazine
Ikuti anjuran dan saran dokter saat menjalani pengobatan dengan oxomemazine. Sebelum mengonsumsi obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

Jangan mengonsumsi oxomemazine jika Anda alergi terhadap obat ini.
Jangan mengemudi atau melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan selama menjalani pengobatan dengan oxomemazine, karena obat ini dapat menyebabkan pusing atau mengantuk.
Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal atau penyakit hati
Konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan oxomemazine untuk lansia dan anak di bawah usia 1 tahun.
Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi oxomemazine.
Dosis dan Aturan Pakai Oxomemazine
Dosis oxomemazine dapat berbeda pada tiap pasien. Berikut ini adalah dosis umum penggunaan oxomemazine untuk meredakan gejala alergi berdasarkan usia penderita:

Dewasa
Dosis: 5–13 mg per hari, diberikan dalam dosis terbagi
Anak-anak
Dosis anak usia 0–3 bulan: 2,5–5 mg per hari, dibagi dalam 2–3 dosis
Dosis anak usia >3 bulan: 5–20 mg per hari, dibagi dalam 2–3 dosis
Cara Mengonsumsi Oxomemazine dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan obat sebelum mulai mengonsumsi oxomemazine.

Bila lupa mengonsumsi oxomemazine, segera konsumsi begitu teringat jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Konsumsi oxomemazine kapsul dengan bantuan air putih. Sedangkan untuk sediaan sirop, gunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan, agar dosis lebih tepat.

Simpan oxomemazine di dalam suhu ruangan. Jangan menyimpan obat ini di tempat yang lembab atau terpapar sinar matahari secara langsung. Jauhkan oxomemazine dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Oxomemazine dengan Obat Lain
Penggunaan oxomemazine bersama obat lain dapat menimbulkan efek interaksi berupa:

Peningkatan efektivitas ephedrin, epinefrin, atau droxidopa
Peningkatan risiko terjadinya gangguan pada sistem saraf pusat jika digunakan bersama alkohol, obat golongan barbiturat, opioid, atau obat penenang
Efek Samping dan Bahaya Oxomemazine
Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi oxomemazine adalah:

Kantuk
Konstipasi
Mulut kering
Susah buang air kecil
Peningkatan sensitivitas terhadap sinar matahari
Pembesaran payudara pada laki-laki (ginekomastia)
Sakit kepala
Gerakan tidak terkendali pada wajah (orofacial dyskinesia)
Vertigo
Tonus otot yang melemah (hipotonia)
Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang disebutkan di atas. Segera ke dokter jika Anda mengalani reaksi alergi obat setelah mengonsumsi oxomemazine.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *